SEBUTAN
Prinsip sebutan
Sebutan dalam bahasa Melayu adalah berasaskan sistem sebutan baku. Baku
bermakna standard atau piawai. Sistem baku bermakna perkataan dibunyikan
seperti mana ia dieja. Bagaimana sesuatu perkataan itu dieja, begitulah cara
dia disebutkan (atau dibunyikan).
1. ABJAD
Abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa melayu terdiri
daripada huruf yang berikut. Sebutan huruf disertakan di sebelahnya :
|
Huruf
|
Sebutan
|
Huruf
|
Sebutan
|
|
Aa
|
e
|
Ss
|
es
|
|
Bb
|
bi
|
Tt
|
ti
|
|
Cc
|
si
|
Uu
|
yu
|
|
Dd
|
, di
|
Vv
|
vi
|
|
Ee
|
i
|
Ww
|
dabliu
|
|
Ff
|
ef
|
Xx
|
eks
|
|
Gg
|
ji
|
Yy
|
wai
|
|
Hh
|
ec
|
Zz
|
zet
|
|
Ii
|
ai
|
|
|
Jj
|
je
|
|
|
Kk
|
ke
|
|
|
Ll
|
el
|
|
|
Mm
|
em
|
|
|
Nn
|
en
|
|
|
Oo
|
o
|
|
|
Pp
|
pi
|
|
|
Qq
|
kiu
|
|
|
Rr
|
ar
|
|
2. HURUF VOKAL
Huruf vokal dalam ejaan bahasa Melayu terdiri daripada a , e , i , o dan u.
Huruf e melambangkan dua bunyi , iaitu e pepet dan e taling.
Huruf Vokal
Contoh Penggunaan
:
di depan : api , enak, emas, itu
, oleh , ulang
di tengah : padi , petak , kena , simpan
, kota , bumi
di belakang : bola , sate , sosiolisme , murni , pidato ,ibu
e taling: enak, petak, sate
e pepet: emas, kena, sosiolisme.
3. HURUF DIFTONG
Diftong dieja dengan gabungan dua huruf vokal yang
dilafazkan sebagai bunyi luncuran. Dalam bahasa Melayu, terdapat tiga jenis
huruf diftong yang dieja dengan gabungan huruf vokal sebagai berikut: ai, au,
dan oi.
Gabungan Huruf Vokal : ai , au , oi
Contoh Penggunaan :
di depan : aileron , aurat , oidium
di tengah : ghairah , saudara , boikot
di belakang : gulai , harimau ,amboi
4. HURUF KONSONAN
Huruf konsonan dalam ejaan bahasa Melayu terdiri daripada
huruf-huruf selain a, e, i, o, u
Huruf Konsonan
|
b
|
c
|
d
|
f
|
g
|
h
|
j
|
k
|
l
|
m
|
n
|
p
|
q
|
r
|
s
|
t
|
v
|
w
|
x
|
y
|
z
|
Contoh Penggunaan :
di depan : bahasa , cakap , dua , fakir
, guna , hari , jalan , kami , lekas , maka
, nama , pasang , Quran , raih , sampai , tali
, variasi , wanita , xenon , yang , zaman
di tengah : sebut , kaca , ada ,hafaz , tiga , saham ,
manja , akar , alas , kami , anak , apa , Furqan , bara , asli , mata , universiti
, hawa , - , payung , lazat
di belakang : adab , Mac , abad , maaf ,
beg , buah , kolej , kakak , kesal , demam , pesan ,
siap , Tariq , putar , lemas , rapat , - , - , - ,
Quraisy , lafaz
5. GABUNGAN HURUF KONSONAN
Dalam bahasa Melayu terdapat lima gabungan huruf konsonan,
iaitu gh, kh, ng, ny, dan sy, yang masing-masing melambangkan satu bunyi
konsonan.
Gabungan Huruf Konsonan : Gh , kh , ng
, ny , sy
Contoh Penggunaan :
di depan : ghairah , khurafat , ngilu , nyata
, syabas
di tengah : maghrib , akhirat , bangun
, hanyut , asyik
di belakang : mubaligh , tarikh , pinang , -
, arasy
6. PERSUKUAN
Setiap suku kata bahasa Melayu ditandai oleh sebuah huruf vokal. Huruf vokal
itu dapat didahului atau diikuti oleh huruf konsonan. (Pada contoh berikut, V =
huruf vokal, K = huruf konsonan).
6.1 Bahasa Melayu mempunyai empat jenis pola umum suku kata:
a. V a-nak, e-kor, ka-I-dah, ba-u.
b. VK er-ti, om-bak, ma-in, ga-ul.
c. KV ra-kit, to-lak, tem-ba-kau, i-bu.
d. KVK pin-tu, pe-ker-ti, hi-lang, be-lum.
6.2 Di samping itu, bahasa Melayu mempunyai pola suku kata yang berikut:
a. KKV pra-ja, kri-ket, in-fra, ga-tra.
b. KKVK blok, trak-tor, prak-tis, stan-dard.
c. VKK eks.
d. KVKK teks, kon-teks, am-bu-lans, bank.
e. KKVKK kom-pleks.
f. KKKV stra-te-gi, skru.
g. KKKVK struk-tur, in-struk-tur, skrip
6.3 Permisahan suku kata pada kata dasar adalah sebagai berikut :
a. Kalau di tengah kata ada dua huruf vokal yang berurutan , pemisahan
tersebut di lakukan diantara kedua-dua vokal itu . Contohnya :
ma-in , sa-sat , bu-ah , liar.
b. Kalau ditengah kata ada huruf konsonan , termasuk ,
termasuk gabungan huruf konsonan , di antara dua huruf vokal , pemisahan
tersebut dilakukan sebelum huruf konsonan atau gabungan huruf konsonan itu ,
Contohnya :
a-nak , ba-rang , su-lit , la-wan , a-syik , ke-nyang ,
a-khir ,i-sya-rat , sa-ngat.
c. Kalau ditengah ada huruf konsonan yang berurutan ,
kecuali gabungan huruf konsonan , pemisahan tersebut terdapat diantara
kedua-dua huruf konsonan itu . Contohnya :
man-di , som-bong , swas-ta , mut-lak , ap-ril
d. Kalau ditengah kata ada tiga konsonan atau lebih ,
pemisahan tersebut dilakukan di antara huruf konsonan yang pertama ( termasuk
gabungan huruf konsonan ) dengan huruf konsonan yang kedua .
kon-tra , ul-tra , sang-gul , ang-klung , ikh-las ,
isy-tihar , magh-rib
6.4 Imbuhan termasuk awalan yang mengalami perubahan bentuk dan partikel yang
biasanya ditulis serangkai dengan kata dasarnya , dalam penyukuan kata
dipisahkan sebagai satu kesatuan.
: ma-kan-nan , me-me-nuh-i , bel-a-jar , mem-ban-tu , per-gi-lah .
6.5 Apabila sesuatu kata terdiri lebih daripada satu unsur dan
salah satu unsur itu dapat bergabungn dengan unsur lain , pemisahan sukunya
dilakukan dalam dua tahap : (1) di antara unsur-unsur itu , (2) di antara
suku-suku dalam masing-masing unsur itu sesuai dengan kaedah 3a , 3b , 3c , dan
3d di atas. Contohnya :
kilo-gram , ki-lo-gram
kilo-meter , ki-lo-meter
foto-grafi , fo-to-grafi
Keterangan : Nama orang , badan undang-undang dan nama diri lain
disesuaikan dengan ejaan bahasa Melayu kecuali apabila ada pertimbangan khusus
yang menyebabkan penyesusaian itu sukar dibuat atau tidak sesuai